Wujud Kecil Upaya Besar, Lubang Biopori Sebagai Pencegah Banjir

Wujud Kecil Upaya Besar, Lubang Biopori Sebagai Pencegah Banjir

sekolahrelawan.com (09/01/20)- Sepanjang tahun 2019, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada sekitar 368 bencana banjir yang terjadi.

Walaupun sering kali terjadi, bukan berarti kita bisa dengan santai berteman kepadanya, banjir juga merupakan bencana yang bisa menimbulkan banyak kerugian. Sebagai manusia, seharusnya kita turut menaruh perhatian lebih pada proses pencegahan ketimbang penanggulangan, Sekolah Relawan telah merangkum beberapa peran penting serta kegunaan lubang mungil bernama biopori sebagai upaya pencegahan banjir. 

Menurut Ir. Kamir R. Brata, Msc dari Institut Pertanian Bogor menjelaskan biopori adalah lubang sedalam 80-100cm dengan diameter 10-30 cm, sebagi lubang resapan untuk menampung air hujan dan meresapkannya kembali ke tanah.

Mengutip dari jurnal ilmiah di situs Academia, Biopori memperbesar daya tampung tanah terhadap air hujan, mengurangi genangan air, yang selanjutnya mengurangi limpahan air hujan turun ke sungai. Dengan demikian, mengurangi juga aliran dan volume air sungai ke tempat yang lebih rendah, seperti Jakarta yang daya tampung airnya sudah sangat minim karena tanahnya dipenuhi bangunan.

Tak sekedar lubang mungil, Lubang Resapan Biopori (LRB) juga menghasilkan banyak manfaat.

1. Meningkatkan Daya Serap Tanah

Lubang biopori dapat membantu meningkatkan daya serap tanah terhadap air yaitu melalui sampah organik yang ada didalam lubang, sampah organik ini merupakan makanan bagi cacing tanah, sehingga cacing akan membuat lubang-lubang kecil untuk masuk kedalam tanah, dan lubang-lubang tersebutlah yang akan membuat air lebih cepat terserap ke dalam tanah sehingga dapat mengurangi resiko banjir.

2. Berpengaruh Terhadap Jumlah Air Tanah

Ternyata lubang-lubang kecil yang telah dibuat oleh cacing tanah juga dapat meningkatkan luas permukaan tanah, sehingga kemampuan tanah untuk menyerap air pun juga meningkat, tak hanya itu saja loh, lubang biopori pun dapat memperluas bidang resapan tanah hingga 40 kali lipat.

3. Dapat Menyuburkan Tanah

Sampah organik yang dimasukan ke dalam lubang, akan mengalami proses biologis, proses inilah yang mengubah sampah organik menjadi pupuk kompos, pupuk kompos tersebut mampu membuat tanah menjadi lebih subur, tanah pun lebih cepat menyerap air sehingga mampu mencegah terjadinya banjir.

4. Mencegah Terjadinya Retakan Pada Tanah

Selain mencegah banjir, lubang biopori ternyata juga mampu mencegah terjadinya retakan pada tanah, selain itu lubang biopori juga dapat mengurangi resiko tanah ambles.

Banjir harus kita cegah dari sekarang, masih banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah terjadinya banjir, membuat lubang biopori merupakan langkah yang  tepat dan tentunya ampuh untuk mencegah banjir bagi anak cucu kita.

Oleh   : Novi
Editor : Izhar