Update Aksi Terkini Tim Relawan SDR di Kabupaten Gowa

Update Aksi Terkini Tim Relawan SDR di Kabupaten Gowa

SRUpdate, Kabar Bencana, Sulawesi Selatan (24/1)- Tim SDR Sekolah Relawan segera bergerak menuju Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan untuk merespon bencana banjir bandang dan lonsgor yang menerjang Gowa dan sekitarnya. 5 Orang personil diterjunkan untuk respon banjir dan longsor.

Tim sempat menemui kendala saat perahu karet tidak bisa masuk ke pesawat dan harus diangkut melalui kargo, namun hal ini tak menyurutkan semangat para relawan untuk tetap menginjakan kaki dan menebar manfaat di tanah Gowa.

Sesampainya di Gowa tim segera membantu evakuasi masyarakat yang terjebak banjir di perumahan Bumi Taman Lanrea Kota Makassar, Menurut BNPB dan BPBD  sebanyak 9 kabupaten dan 53 kecamatan  terdampak banjir bandang yang disebabkan luapan sungai-sungai dan tingginya curahnya hujan . Hingga saat didapatkan data sementara mengenai dampak banjir, terdata ada sebanyak 14 titik pengungsian di Kab. Gowa dan 2.176 jiwa mengungsi, sebanyak 8 orang dinyatakan tewas, dan 4 orang lainya dinyatakan hilang. Sementara itu ribuan rumah terendam akibat banjir bandang yang menerjang.

“Tim membantu warga yang ingin pergi ke rumah saudaranya, beberapa dari mereka juga ingi pulang ke rumah setelah beraktivitas, sementara sebagian warga mengungsi ke masjud-masjid terdekat. Saat itu ketinggian air mencapai30-50 cm saat itu” Ungkap Muhamad Daroni, Tim Relawan banjir Gowa kepada Sekolah Relawan

Ditengah aktivitas evakuasi warga menggunakan perahu karet, tim mendapat laporan bahwa longsor telah menerjang Kec. Bungaya dan Kec. Manuju di Kabupaten Gowa, longsor terjadi di Desa Pattikallang, 41 orang masih dinyatakan hilang. Tim segera merapat menuju lokasi longsor untuk membantu proses evakuasi korban.

Menurut pantauan tim, cuaca ekstrim masih terus menghantui Makassar, hujan lebat disertai angin kembali mengguyur Makasar pagi ini. Di tengah cuaca ekstrim yang terduga, tim terus berupaya “melawan” luapan banjir dengan luapan doa dan upaya terbaik untuk menyelamatkan sesama.

Tim di lapangan akan terus bergerak melakukan upaya terbaik untuk membersamai masyarakat menghadapi bencana, lalu apa yang bisa kita lakukan untuk ikut berperan? Tak harus terjun langsung ke lapangan, ambil peran dan masuk ke barisan baikan dengan! Ada berbagai cara dan jalan untuk ikut kontribusi dalam aksi kemanusiaan. Doa,ide, uang, tenaga dan kuota adalah sedikit dari banyaknya pintu kebaikan yang terbuka!

Bersama Sekolah Relawan, ayo lawan luapan banjir dengan luapan do’a dan aksi nyata!