Mak Epoy Tidak Kuasa Menahan Tangis Melihat Rumahnya Hancur Menjadi Puing

Rumahnya Dihancurkan Oleh Warga, Mak Epoy Tak Kuasa Menahan Tangis

sekolahrelawan.com- Pada hari Rabu, kemarin Tim sosial respon sekolah relawan mendapatkan laporan bahwa rumah mak Epoy sudah di datangi banyak orang dan akan segera dirubuhkan.

Bayangkan, rumah emak yang sudah tidak layak masih tega-teganya mau dirubuhkan oleh warga, mau tinggal dimana mak Epoy nanti?

Pagi-pagi tim segera bergegas menuju Kampung Neglasari untuk mendatangi kediaman mak Epoy.

Sesampainya disana, warga kampung Neglasari, Desa Haruwangi, Kab.Cianjur  sudah berkumpul membawa alat-alat perkakas mereka.


Ternyata, eh ternyata warga mau bahu-membahu merekonstruksi rumah mak Epoy. Luar biasa, semangat membantu dan rasa kemanusiaan yang tinggi masih dimiliki oleh warga kampung Neglasari.

"Ini teh di rubuhkan dulu atuh pak, nanti dibangun lagi. Kan alhamdulillah, selain dilunasi hutangnya Mak Epoy juga dapat bantuan bedah rumah dari Sekolah Relawan" ujar warga.

Proses perubuhan bangunan ini merupakan langkah pertama untuk memulai rekonstruksi rumah mak Epoy, kedepannya bentuk rumah akan jauh lebih layak, dengan pondasi batu dan tidak ada lagi bilik-bilik kayu. Jadi mak Epoy ga kedinginan lagi dan gak perlu ngungsi kalau hujan turun karena takut rumahnya roboh.

Pembongkaran dilakukan pada pukul 13.20, warga, Babinsa dan perangkat desa saling bahu membahu untuk Mak Epoy, tidak butuh waktu lama sekitar pukul 15.30 rumah Mak Epoy sudah menyatu dengan tanah.


Saat rumahnya dirubuhkan, mak Epoy tidak bisa lagi menahan air matanya. Emak tidak menyangkat setelah rumah bilik ini dibangun pada tahun 1994 hingga kondisinya semakin buruk. Akhirnya atas kuasa Tuhan serta bantuan dan doa kawan baik, rumah Emak bisa diperbaiki.


"Emak sedih ngeliat rumah yang udah emak tinggalin belasan tahun ancur, tapi emak juga seneng karena abis ini emak gak perlu ngungsi lagi ke tetangga" ujar emak sambil mengusap air mata

Emak Epoy yang bekerja sebagai buruh lepas ini juga berharap agar ketika rumahnya sudah jadi nanti, emak bisa jualan di depan terasnya. Jadi emak gak usah capek-capek lagi nguli di ladang, emak bisa kok bikin bala-bala sama nasi uduk.