• Kontak Kami: (021) 77805706

Kepergian Gus Sholah, Tokoh Pembaruan yang Telah Banyak Mengalirkan Ilmu Bermanfaat.

sekolahrelawan.com (3/2/2020) Kini Indonesia kembali kehilangan tokoh penting yang turut berperan dalam gerakan kemanusiaan, Ir. H. Salahuddin Wahid atau akrab dengan sapaan Gus Sholah telah berpulang dalam usia 77 tahun pada Minggu (2/2/2020)  pada pukul 20.55 WIB di RS Harapan Kita, Jakarta. 

Beliau dikenal sebagai seorang aktivis, ulama, politisi serta tokoh Hak Asasi Manusia. Almarhum juga dikenal sebagai pribadi yang baik dan aktif.

Tokoh yang Aktif di Berbagai Bidang

Mendiang Dr. (H.C) Ir. H. Salahuddin Wahid atau biasa dipanggil Gus Sholah lahir di Jombang 11 September 1942 adalah cucu dari KH. Hasyim Asy'ari pendiri Nahdlatul Ulama, ia merupakan tokoh Islam nasional yang pernah menjadi wakil ketua komisi nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI di awal periode reformasi pada tahun 1998.

Sebagai tokoh islam nasional ia juga berperan dalam bidang keislaman, Gus Sholah juga berperan sebagai pengurus pondok pesantren Tebuireng di Jombang, Jawa Timur sekaligus tokoh ormas islam besar yaitu Nahdlatul Ulama.

Beliau juga pernah mengambil peran dalam bidang politik dengan mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden bersama capres yaitu Wiranto pada tahun 2004 lalu.

Dikenal Sebagai Pribadi yang Tidak Pernah Marah

Almarhum Gus Sholah memang dikenal sebagai tokoh yang memiliki pribadi yang baik, kepergiannya tentu membuat banyak orang merasa kehilangan, terutama para santri-santrinya yang secara bergiliran datang ke Pesantren Tebuireng guna menyambung doa untuk beliau dengan lantunan ayat surat-surat Al-qur'an dari berbagai daerah, bahkan salah satu santrinya mengaku tidak pernah melihat beliau marah selama Gus Sholah menjadi pengurus pensantren tersebut.

Seorang Tokoh Pembaruan

Kecintaan beliau kepada para santrinya sangatlah besar, ia selalu mengajarkan tentang ajaran agama, toleransi dan keberagaman pada para santrinya, hal ini lah yang membuat beliau dijuluki sebagai tokoh pembaruan dari para santrinya sebagai rasa terimakasih atas semua pelajaran yang telah beliau ajarkan kepada mereka.

Kepergian beliau meninggalkan dunia ini bukan berarti kebaikannya telah hilang dari kehidupan kita, ilmu yang bermanfaat serta jasanya akan terus mengalir bersama kita. Selamat jalan Gus Sholah, semoga segala kebaikannya bisa membawa beliau kepada Jannah-Nya dan semoga jasanya bisa diteruskan oleh kita semua.

Oleh:Novi
Editor:Izhar