• Kontak Kami: (021) 77805706
Gempa

Gempa Tektonik 5,8 SR Mengguncang Maluku Utara, Disebabkan Oleh Subduksi Lempeng Laut Maluku

sekolahrelawan.com (30/1/2020) Gempa mengguncang Maluku Utara pada Kamis (30/1/2020) pukul 06.46.58 WIB, gempa tektonik berkekuatan 5,8 SR disebabkan oleh subduksi lempeng laut Maluku.

Menurut analisis dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukan episenter gempa yang terletak pada koordinat 0.76 LU dan 126.34 BT, lebih tepatnya berlokasi di laut pada jarak 115 km arah Barat Kota Ternate, Maluku Utara di kedalaman 24 km.

Menurut Pernyataan Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, gempa ini merupakan gempa bumi dangkal yang disebabkan oleh adanya subduksi Lempeng Laut Maluku jika diperhatikan dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta pada Kamis (30/1/2020).

Guncangan gempabumi ini dirasakan di beberapa tempat yaitu di Manado, Ternate, Sofifi, Jailolo,dan Tidore III MMI, hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak kerusakan dan hasil pemodelan menunjukan bahwa gempa ini tidak berpotensikan tsunami.

Sebenarya apa itu subduksi lempeng laut?


Subduksi merupakan sebuah proses geologis yang terjadi pada mana satu lempeng bergerak di bawah lempeng lainnya dan dipaksa untuk tenggelam karena tinggi ke dalam mantel, Zona subduksi adalah situs yang biasanya memiliki tingkat vulkanisme dan gempa bumi yang tinggi.

Terkait kondisi ini BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, dan menghindari bangunan yang retak ataupun rusak yang diakibatkan oleh gempa, pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa sebelum kembali kedalam rumah.

Sejatinya bencana adalah kehendak Tuhan yang maha kuasa, kita sebagai manusia hanya bisa berdoa dan terus waspada terhadap bencana yang bisa datang tiba-tiba, mari doakan saudara-saudara kita di Maluku Utara agar mereka semua selamat dan semoga gempa susulan tidak terjadi di sana.

Oleh:Novi
Editor:Izhar