Gempa 5,4 Magnitudo Menguncang Lombok Timur, 3 Wisatawan Meninggal dan 499 Rumah Rusak

Gempa 5,4 Magnitudo Menguncang Lombok Timur, 3 Wisatawan Meninggal dan 499 Rumah Rusak

SRNews, Lombok (17/3/19)- Gempa berkekuatan 5,2 Magnitudo menguncang Lombok Timur pada Minggu (17/3/19) pukul 15.07 WITA dengan kedalaman 10 kilometer. Belum selesai dengan gempa pertama, gempa susulan terjadi dengan kekuatan 5,4 Magnitudo yang menyebabkan 3 wisatawan meninggal dan 499 rumah rusak.

Dikutip dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, dampak gempa 5,4 SR di Lombok Timur : 2 orang meninggal dunia, 44 orang luka-luka, 32 unit rumah roboh dan 499 unit rumah rusak sedang dan rusak ringan. 

Gempa beruntut ini berdampak pada pergerakan tanah sehingga menyebabkan longsor di  kawasan Air Terjun Tiu Kelep, Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Ada sekitar 40 wisatawan yang terjebak longsor di lokasi, Dilaporkan 3 diantaranya meninggal dunia tertimpa material longsor.

Dua korban meninggal yang diketahui identitasnya, Tai Sieu Kim (56) asal Malaysia, Tomi (14) warga Desa Senaru dan satu lagi masih belum diketahui identitasnya.

Selain menelan korban jiwa, gempa juga berdampak pada ratusan rumah warga. Berdasarkan data yang disampaikan Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, ada sekitar 499 rumah rusak berat dan ringan. Diantaranya, 30 rumah warga  Sambelia Lombok Timur rusak berat atau roboh.

Proses evakuasi masih terus dilakukan, terutama pada kawkasan Air Terjun Tiu Kelep, laporan dari tim lapangan bahwa cuaca di lokasi masih belum bersahabat.