• Kontak Kami: (021) 77805706

Budidaya Ikan Dalam Ember, Solusi Jitu Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga

sekolahrelawan.com (10/5/2020) Budidaya ikan dalam ember (Budikdamber) adalah sebuah solusi pangan untuk masa depan, karena sekarang kamu bisa membudidayakan ikan hanya bermodalkan ember saja lho. Teknik ini merupakan pengembangan dari teknik aquaponik, yaitu dimana ikan dan tumbuhan dapat tumbuh di satu tempat, teknik ini pertama kali dipekernalkan dan dikembangkan oleh  Bapak Juli Nursandi, S.Pi, M.Si dari Politeknik negeri Lampung.

Untuk Budikdamber bahan yang harus dipersiapkan yaitu :

·  Ember ukuran 80 L atau bisa lebih kecil ukuran 15 L

·  Benih ikan lele/ikan nila yang tahan terhadap kualitas air, (ukuran bibit ikan 5-12 cm dengan jumlah 50-100 ekor).

·  Benih kangkung/benih sayuran dataran rendah.

·  Gelas plastik ukuran 250 ml

·  Arang batok kelapa atau arang kayu.

·  Kawat yang agak lentur untuk mengaitkan gelas pada ember

·  Tang

·  Solder

Sedangkan untuk menanam kankung yaitu : (1) Lubangi gelas plastik 10-15 buah dengan solder/penggantinya, (2) Potong kangkung sediakan bagian bawah, (3) Masukan bagian bawah kangkung, (4) Masukan arang batok kelapa 50%-80% gelas, (5) Potong kawat 12 cm dan buatlah kait untuk pegangan gelas di ember.

Persiapan Media : (1) Isi air 60 Liter lalu diamkan 1-2 hari, (2) Masukan ikan 1-2 hari, (3) Rangkai kangkung yang telah ditanam di pinggir ember. Setelah itu letakan ember di tempat yang terkena sinar matahari maksimal, kangkung akan terlihat tumbuh di hari ke 3, bila ada kutu di daun kangkung segera buang daun atau batangnya karena kangkung akan keriting dan mati. Berikan pakan ikan sesuai ukuran sekenyangnya bisa 2-3 kali dengan waktu tetap (5-7 cm pakan pf800, 10 cm pf 1000,>12 cm 781-2, 781 -2, 781-1, 781). Air berubah jadi hijau, amati nafsu makan ikan.

Penggantian Air atau Sipon : Bila nafsu makan ikan menurun, air berbau busuk (NH3, H2S), ikan menggantung (kepala diatas, ekor ke bawah) maka gantilah air atau sipon (penyedotan kotoran di dasar ember dengan selang ) biasanya 10-14 hari sekali, penyedotan 5-8 Liter bisa lebih atau keselurahan bila perlu, gantilah dengan air bersih, kangkung yang membesar butuh air lebih banyak maka tambahkan air setinggi leher ember.

Waktu untuk panen : Panen kangkung pertama 14-21 hari sejak tanam, sisakan bagian bawah-tunas kangkung untuk pertumbuhan kembali, panen ke 2 dan selanjutnya berjarak 10-14 hari sekali, bisa bertahan 4 bulan. Panen ikan lele dapat dilakukan dalam 2 bulan bila benih bagus dan pakan baik, tingkat bertahan hidup (survival) 40-100%, dilakukan dengan diserok atau kuras. Namun ikan mungkin bisa berkurang karena loncat saat hujan atau dimakan kucing.

Manfaat dari Budikdamber : Hemat energi karena tidak memerlukan aliran listrik dan suplai oksigen atau sirkulasi air kolam, selain itu menurut seorang Lifestyle blogger yaitu @Sellicelly yang kini juga melakukan Budikdamber maanfaatnya yakni : kamu bisa panen sayur dan ikan sendiri yang tentunya hemat biaya masak, panen ikan tersebut bisa untuk dijadikan usaha rumahan atau diolah menjadi produk makanan, dapat menjadi program pemberdayaan yang mampu menjadi ketahanan pangan keluarga.

oleh:Novi