Banjir Terjang Madiun, 3.000 Warga Terdampak

Banjir Terjang Madiun, 3.000 Warga Terdampak

SRupdate, Madiun (7/3)- Hujan deras mengguyur Jawa Timur sejak selasa siang hingga rabu kemarin.
Intentistas hujan yang tinggi membuat volume Sungai Bengawan Solo meningkat, ditambah aliran air dari hilir menambah derasnya debit air yang mengakibatkan tiga tanggul di Sungai Jeroan jebol.

Jebolnya tanggul membuat air mampu menjamak hingga 35 Desa di 7 Kecamatan. Dari data sementara posko utama Kecamatan Balerejo yang disampaikan Bupati Madiun, sekitar 3.515 warga berhasil mengungsi, sementara mereka mengungsi di rumah yang tidak terdampak dan fasilitas umum setempat.

Tujuh kecamatan yang terdampak yakni Balerejo, Wungu, Pilangkenceng, Saradan, Mejayan, Wonoasri dan Madiun.

Dan bukan hanya pemukiman, banjir juga melanda sebagian ruas jalan tor Trans Jawa. Genangan membanjiri ruas tol sepanjang 600m dan tingginya mencapai 75cm. Volume air akan terus meningkat dan berpeluang meluasnya wilayah terdampak, ujar Ahmad Dawami selaku Bupati kepada detikcom.


Oleh: Izhar
Foto: aline.id