7 Pelajaran Berharga Menjadi Relawan Free Food Car

7 Pelajaran Berharga Menjadi Relawan Free Food Car

SRUpdate, Edukasi Relawan (1/16)- FREE FOOD CAR! Tentu kawan baik udah nggak asing dong sama program Sekolah Relawan yang satu ini? FREE FOOD CAR atau mobil makan gratis untuk sering marang melintang menghadirkan kebahagiaan lewat sepiring makanan gratis bagi kaum dhuafa dan musafir!

Naaaah...buat jalanin program ini, Sekolah Relawan nggak bisa sendirian. Kita selalu dibersamai oleh para relawan keren yang punya semangat belajar dan daya juang! Kamu juga bisa lho ikut berkontribusi sebagai relawan FFC!

Tahu nggak sih, ada banyakkkk nilai positif  dan pelajaran hidup yang bisa kita dapatkan setelah jadi relawan FFC! Kok bisaaa? Iyalah! FFC bukan cuma sekedar ajang bagi-bagi makanan gratis semata. Dibalik kebahagiaan dan manfaat yang dirasakan oleh mereka yang membutuhkan, FFC juga melahirkan manfaat tak terhingga bagi para relawan!

So, inilah pelajaran hidup yang bakal kota dapet setelah jadi Relawan FFC!

1. BELAJAR MELAYANI

Melayani? Yes! MELAYANI! Kenapa? Dalam kegiatan FFC kita akan belajar melayani para penerima manfaat, segala persiapan mulai dari penataan meja dan kursi hingga penyajian makanan dan proses pembersihan udah jadi satu paket kebaikan! Kita akan belajar menyuguhkan makanan bagi mereka saudara kita para penerima manfaat, memberikan apa yang mereka butuhkan dan inginkan meski dalam bentuk Sepiring nasi. Menawarkan mereka minum atau buah. Mempersilakan mereka duduk dengan senyum terbaik!

Terdengar sepele yaa? Tapi sebenernya ada makna mendalam dalam prosesnya, melayani bukan berarti menjadi kacung, tapi berusaha menjadi orang yang peduli dan memahami mereka dengan upaya-upaya sederhana kita.

Bahkan, salah satu aspek penting dari sebuah kepemimpinan adalah kemampuan untuk MELAYANI MASYARAKAT! Bukannya dibalik yaa masyarakat yang melayani pemimpinnya hehehe.

2. BELAJAR MENDENGARKAN

Guys, saat jadi relawan FFC, kita gak sekedar menyuguhkan makanan lhooo! Kita juga akan belajar jadi pendengar yang baik. Duduk bersama para penerima manfaat dan mendengarkan mereka bercerita. Mendengarkan bukanlah hal yang mudah, itu tantangan bagi kita untuk bisa mengontrol diri dan belajar menghargai.

Kebayang nggak sih? Bakal banyak banget hal-hal baru yang masuk ke telingamu, dan itu semua hadir dari mereka yang selama termarjinalkan dan berjuang di jalanan! Sama seperti melayani, mendengarkan juga merupakan salah satu aspek penting dalam sebuah kepemimpinan! Pemimpin tuh harus mau dengerin rakyat, jangan cuma pandai beretorika, tapi juga harus mau pasang telinga dan pekaaaa!

3. BELAJAR SIAP DAN CEKATAN

Kata siapa jadi relawan itu gampang? Jangan harap kamu bisa rajin live Instagram atau update status saat jadi relawan FFC. Saat situasi begitu ramai dan banyak penerima manfaat yang datang untuk dilayani, kita harus sigap dan cekatan mempersiapkan semua kebutuhan. Mulai dari mempersiapkan meja dan menyajikan makanan, semuanya harus diatur dalam ritme tertentu namun tetap waspada dan hati-hati.

Jangan biarkan para penerima manfaat menunggu teralu lama, jangan biarkan mereka merasa diabaikan. Karena, para penerima manfaat adalah raja, sama seperti rakyat!

4. BELAJAR BERBAGI TUGAS DAN PERAN

Pasang meja dan menata kursi, pasang banner, rapihin alat makan, menata makanan, menyajikan makanan, mendokumentasikan kegiatan, mencuci piring dan gelas! Semua itu nggak bisa dilakukan sendirian! Kita harus berbagi tugas dan peran.

Saat jadi relawan FFC, kita harus sadar peran dan fungsi! Nggak boleh pilih-pilih tugas apalagi nge-gas! Apapun yang kita lakukan adalah bagian dalam kebaikan dan aksi kerelawanan. 

Makannya, belajar berbagi tugas dan peran di lapangan adalah hal pasti yang nggak boleh diremehkan! Karena, semua peran adalah penting dan jadi elemen nyata dalam mensukseskan sebuah tujuan bersama!

5. TERINSPIRASI DAN MEMPERBAHARUI PRESEPSI

Pengamen, pengemis, anak jalanan, pedagang asongan, tukang parkir,pemulung  dareka yang selama ini termarjinalkan, itulah para penerima manfaat yang biasa hadir dan datang untuk menikmati makanan FFC. Selama ini kita mungkin jarang berinteraksi bersama mereka, seringkali bahkan menaruh presepsi atau pandangan negatif mengenai mereka.

Namun, dalam FFC kita akan mulai belajar mengenali mereka lebih dekat, belajar berinteraksi dan berkomunikasi. Inilah saat dimana kita akan tersadar bahwa mereka yang seiring kali terpinggirkan juga punya kehidupan dan impian. Mereka juga berjuang dan berupaya, memiliki segudang masalah dan seabrek kisah.  Mereka juga manusia, yang berhak untuk didengarkan dan patut diakui keberadaannya.

Saat interaksi sederhana mulai terbangun, perlahan kita akan memiliki pandangan baru soal mereka, tak setiap orang memiliki reaksi sama, proses dan polanya akan berbeda. Tapi, kebanyakan dari relawan FFC pastinya mengakui bahwa berinteraksi dengan para penerima manfaat memberikan mereka inspirasi kehidupan.

*6. SINGKIRKAN GENGSI

Ngelayanin tukang parkir? Cuciin piring bekas makan pengamen? Bagi relawan FFC itu bukankah hal yang menakutkan atau memalukan! Jutaur inilah salah satu kehebatan FFC, kita akan belajar untuk menyingkirkan rasa gengsi dan membangun kesadaran bahwa semua manusia itu sama dan berharga.

Makannya, semakin sering ikut FFC, semakin kita akan sadar bahwa melayani mereka yang membutuhkan adalah sebuah kebutuhan dan keharusan, menghadirkan kebahagiaan dan mendewaskan!

7. BELAJAR MEREKAM JEJAK KEBAIKAN

Nahhh...ini yang gak kalah penting! Seusai ikut FFC kamu nggak boleh membiarkan pengalaman aksi dan cerita inspirasi itu jadi peliharaan pribadi. Kamu harus membagikannya biar semakin banyak orang tergerak dan terinspirasi!

Belajar bikin narasi dan fotografi, mempostingnya di Social media dan membagikannya sebagai cerita! Bayangkan, bukan cuma kamu yang akan dapet kebaikan, tapi kamu juga berpeluang ngajak orang masuk ke dalam barisan kebaikan!

Jadii, apalagi nih pelajaran hidup yang kamu dapat setelah jadi relawan FFC?