3 Hal Dahsyat yang Kamu Dapatkan Jika Membahagiakan Anak Yatim

3 Hal Dahsyat yang Kamu Dapatkan Jika Membahagiakan Anak Yatim

sekolahrelawan.com- Apa yang terbesit dalam pikiran kamu ketika mendengar kata “Anak Yatim” ? pastilah wajah seorang anak kecil yang entah dengan ekspresi wajah yang sedang tersenyum atau pun bersedih. Dan apa yang anda rasakan ketika membayangkan seorang anak yatim atau pun piatu ? apa pun yang anda rasakan cobalah renungkan.

Anak yatim atau piatu bukan hanya seorang anak tanpa ayah atau pun seorang ibu, tapi sesungguhnya lebih dari itu. Mereka adalah anak – anak yang berjuang tanpa bimbingan seorang ayah, sosok yang seharusnya mengayomi dan melindungi mereka, tanpa seorang ibu yang seharusnya mereka dapatkan kasih sayangnya dan menyayangi mereka adalah tugas kita.

Allah SWT telah memerintahkan kita sebagai umat muslim untuk menyayangi anak yatim atau pun piatu dalam surat Al – Baqarah ,  {2} : 220 yaitu : 

فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۗ وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْيَتَامَىٰ ۖ قُلْ إِصْلَاحٌ لَهُمْ خَيْرٌ ۖ وَإِنْ تُخَالِطُوهُمْ فَإِخْوَانُكُمْ ۚ وَاللَّهُ يَعْلَم   

الْمُفْسِدَ مِنَ الْمُصْلِحِ ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَأَعْنَتَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيم   

Yang artinya: “Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakanlah “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik.”

Dalam ayat tersebut di jelaskan bahwa meringankan beban anak yatim atau pun piatu  adalah hal yang baik dan mulia, membuat mereka tersenyum bahagia serta membuat mereka tidak merasa sendiri dalam hidup adalah tugas kita, menyayangi mereka dengan tulus dan membuat mereka merasa istimewa adalah hal yang di butuhkan oleh mereka, dan kebaikan itu akan mendatangkan kemuliaan untuk kita yang melakukannya, hal itu di jelaskan oleh Rasulullah dalam hadist yang di riwayatkan dari Sahl bin Sa’ad Radhiallahu’anhu dia berkata Rasullulah SAW bersabda:

  عَنْ سَهْلِ بَْنِ سَعْدٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم : أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَ، وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسطَى وَفَرَّجَ 

بَيْنَهُمَا شَيْئاً   

Yang artinya: “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini” kemudian beliau Shallallahu’alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan tengah beliau serta agak merenggangkan keduanya. [HR al Bukhari no.4998 dan 5659.

Hadist Rasulullah SAW  tersebut menjelaskan bahwa orang – orang mukmin yang menyanyangi anak yatim serta membantu hidup mereka memiliki kedudukan yang dekat dengan Rasulullah SAW yang diibaratkan seperti dekatnya  jari telunjuk dan jari tengah. Selain itu pun masih banyak kemuliaan  yang dapat kita dapatkan yaitu:

1. Mempertebal  Iman dan Taqwa

Dijelaskan dalam surah Ali Imron ayat 133 dan 134 yaitu:

        وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِين َ

      ۞ لَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

Yang artinya  adalah: Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Dari ayat tersebut dijelaskan bahwa beramal dengan menyantuni anak yatim adalah salah satu cara kita menyedekahkan harta kita di jalan Allah yang tentu akan menambah iman dan taqwa kita pada Allah SWT.

2. Memperoleh Perlindungan di Hari Kiamat

Menyangi dan menyantuni anak yatim  atau pun piatu juga dapat membuat kita mendapatkan perlindungan di hari kiamat kelak, seperti yang dijelaskan dalam Hadist Rasulullah SAW:

 “Demi Allah yang mengutusku dengan kebenaran di hari kiamat Allah SWT tidak akan mengadzab orang yang mengasihi anak yatim dan berlaku ramah padanya serta manis tutur katanya.

“Dia benar-benar menyayangi anak yatim dan mengerti kekurangannya, dan tidak menyombongkan diri pada tetangganya atas kekayaan yang diperoleh Allah kepadanya. ” (H. R. Thabrani)

Sabda Rasulullah tersebut sangatlah jelas bahwa orang – orang mukmin yang menyantuni anak yatim serta menyangi mereka dengan tulus tanpa merendahkan status mereka maka sungguh orang – orang itu mendapat perlindungan di hari kiamat kelak.

3. Terpenuhi Kebutuhan Hidup

Rasulullah SAW bersabda yaitu :

“Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.” (HR. Al-Baniy, Shahih At Targhib, Malik Ibnu Harits: 1895)

Yang artinya adalah bila kita menanggung hidup seorang anak yatim sama halnya berinfaq di jalan Allah SWT dan Allah akan meberikan kita kelapangan dalam rizqi.

Ingatlah, bukan hanya dengan materi kita menunjukan rasa sayang kepada mereka, tetapi banyak hal yang lebih membantu mereka yaitu kasih sayang serta perlindungan kita untuk mereka, ajarkanlah mereka ilmu agama dan imu yang bermanfaat di dunia dan janganlah pernah merendahkan atau membandingkan status mereka, buatlah mereka tersenyum dan hilangkanlah rasa sedih dan khawatir mereka dengan hati kita, kebaikan kita untuk mereka adalah ladang pahala dan keberkahan dunia dan akhirat.


Oleh   : Noviyanti
Editor : Izhar