Sekolah Relawan Bikin Dua Publik Figur Cantik Ini Ketagihan!

Mengintip Cerita Seru Belanja Bareng Yatim dan Dhuafa, Dua Publik Figur ini Rasakan Nikmatnya Berbagi

sekolahrelawan.com- Kapan lagi bikin dua publik figur cantik ini ketagihan? eits ketagihan sama hal-hal baik ya!

Berbeda dari akhir pekan biasanya, liburan sama keluarga, belanja bareng keluarga, noton bioskop sama orang tercinta tetapi kemarin, Minggu 12 Mei  adalah akhir pekan yang membuat kami semua terenyuh bahagia.

Jelasss bahagia lah! Wong sekolah relawan melaksanakan kegiatan Belanja Bareng Yatim dan Dhuafa (BBYD) bareng sahabat Yatim Dhuafa dan kakak-kakak cantik nan baik kaya  Shahnaz Haque dan Dea Rizkita juga ikut menemani kegiatan ini. Sekolah relawan dalam pelaksanaan program Belanja Bareng Yatim dan Dhuafa (BBYD) sebagai pemantik kebaikan, alhamdulillah program ini berhasil dilaksanakan di dua tempat berbeda. Ada di Ramayana Depok dan satu lagi di Ramayana Cibinong.

Eh, ngomong-ngomong BBYD itu apa sih? BBYD adalah program pemenuhan kebutuhan menjelang hari raya untuk adik-adik Yatim dan Dhuafa. Kita bakal belanja bareng dedek dedek gemesshh gituu, seruuu banget tau!



Nah, keseruan dan keceriaan terlihat jelas dari raut wajah adik-adik kita yang mengikuti kegiatan belanja pada pagi hari yang lalu. Apalagi, adik-adik kita tidak sendirian. Di Depok adik-adik kita ditemani oleh kak Dea Rizkita, sedangkan di Cibinong adik-adik ditemani oleh kak Shahnaz Haque.

Mereka semua bebas pilih mau ngambil apa aja untuk kebutuhan menyambut hari raya idul fitri, sambil ditemenin kak Shahnaz dan kak Dea, mereka jadi gak perlu bingung untuk milih kebutuhan yang sesuai keinginan mereka. Wah kerenn banget yaa, udah cantik baik lagii hihi.


Keceriaan sekaligus hal seru seperti ini, merupakan suatu sistem imun baru bagi dua publik figur ini. Kak Shahnaz  senang banget bisa mendampingi anak-anak yang sibuk kesana kesini memilih belanjaan. Baginya, tawa dan riang mereka adalah pelepas penat rutinitas sekaligus pelajaran paling berharga yang bisa ia bawa pulang. Kak Shahnaz udah 2 tahun loh ikut program BBYD. Katanya, banyak cerita-cerita kehidupan yang bisa ia dapat, sudut pandang kehidupan yang lebih luas serta makna akan berbagilah yang membua kak Shahnaz ketagihan.

Kalau kak Dea, potret dirinya sebagai Puteri Indonesia Perdamaian mengantarkan kepada sebuah kehidupan yang baru, salah satunya adalah bertemu dan berkegiatan bareng sahabat Yatim dan Dhuafa ini, Kak Dea seneeeng banget bisa ikut menjadi bagian dari tawa dan riang mereka. Bahkan, menjadi saksi untuk terwujudnya mimpi-mimpi kecil yang akan hinggap pada hari lebaran nanti.


Disaat 24 anak-anak sedang asik memilih belanjaannya, kami menemukan  Icha dan Anesya  yang sedang asyiik memilih kebutuhan pokok di rumahnya. Berbeda dari yang lain, dua anak perempuan ini seolah tidak peduli dengan ketersediaan kebutuhan sandangnya, mereka lebih memilih untuk mencukupi kebutuhan rumah ketimbang membeli baju. 
Bahkan ia tak memperdulikan baju-baju bagus yang ia lewati saat masuk Ramayana

"kenapa gak beli baju?" tanya relawan kami

"enggak ah, nanti kalo beli baju gak bisa dibagi-bagi sama mama dan kakak. Mending beli ini (sambil menunjuk keperluan dirumah) nanti bisa buat rame-rame". tegasnya dengan nada yang imut

Belanja Bareng Yatim dan Dhuafa secara umum dilaksanakan demi memenuhi kebutuhan lebaran adik-adik kita yang kurang mampu. Namun sikap dari Icha dan Anesya membuat kita paham, jika kebutuhan lebaran tidak melulu soal baju atau sepatu baru, namun juga tentang hati dan rasa yang baru..


Oleh: Niki