Konten Berita

Keterbatasan Peralatan Tak Lumpuhkan Upaya Evakuasi Korban

SRUpdate, Kabar Bencana, Sulawesi Tengah (2/10)- Hingga kini proses evakuasi dan pencarian korban masih terus dilakukan oleh Tim Rescue Sekolah Relawan. Upaya evakuasi korban masih fokus dilakukan  di bawah reruntuhan Hotel Mercure. Keterbatasan alat evakuasi tak menghalangi upaya Tim Sekolah Relawan untuk tetap melakukan pencarian korban.

“Kami mengupayakan evakuasi korban di bawah reruntuhan Hotel Mercure. Meskipun alat terbatas, tapi Alhamdulillah kami bisa tembus sampai lantai 3. Masih banyak korban yang harus dievakuasi didalam” Ungkap Aji, Tim Rescue Sekolah Relawan

Menurut keterangan Tim di lapangan, pagi tadi sebelum dilakukan proses evakuasi, tim sempat dikejutkan oleh gempa yeng mengguncang,

“Pagi ini kita masih akan melanjutkan proses evakuasi di Hotel Mercure, tadi pagi sebelumnya sempat ada gempa yang lumayan besar dan lama…semoga proses evakuasi ini lancar dan korban  bisa ditemukan..” Ungkap Muhammad Ardiansyah salah satu personil Tim Rescue

Selain fokus melakukan evakuasi, Tim SDR Sekolah Relawan pun beberapa kali memantau kondisi para penyintas, akses jalan yang rusak membuat bantuan belum dapat terdistribusi dengan efektif. Masyarakat harus bertahan dengan persediaan makanan dan air yang serba kurang, mereka juga harus bertahan tanpa tenda di pengungsian. Kelaparan, kepanasan, kedinginan, takut, sakit, khawatir, trauma semua menjadi satu.

“Segera bergerak dan kirimkan bala bantuan untuk Palu dan Donggala. Masyarakat sangat membutuhkan kita, ayo ambil peran dan satukan kekuatan” Ungkap Bayu Gawtama memberikan laporan.

Terbatasnya persediaan makanan di lokasi gempa juga membuat beberapa masyarakat harus ambil jalan pintas menghadapi kondisi darurat, pada akhirnya menjarah mini market atau menghadang mobil logistik pun seringkali dianggap solusi di tengah kondisi terjepit.

Memasuki hari keempat pasca bencana, aroma kurang sedap mulai tericum di seantero kota, proses evakuasi korban memang belum sepenuhnya bisa dilakukan, banyak yang masih tertimbun dan terjebak di bawah di reruntuhan.

Mari satukan kekuatan, kita bangun sinergi aksi kemanusiaan untuk Sulawesi Tengah. Mereka tidak bisa berjuang sendirian, seperti halnya kita yang tak bisa sendirian untuk menolong sesama. Mari bergandengan tangan, segera ambil peran dan pilih jalan untuk aksi kebaikan!


  • Bagikan Artikel