Konten Berita

384 Jiwa Meninggal, 540 Jiwa Terluka,12.763 Jiwa Mengungsi Pasca Gempa

SRUpdate, Kabar Bencana, Sulawesi Tengah (30/9) - Gempa bumi dan Tsunami yang melanda Palu dan Donggala Sulawesi Tengah telah menelan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan infrastruktur. Akses transportasi dan komunikasi di Kota Palu, Donggala dan Mamuju lumpuh akibat gempa. 

Data sementara yang dirilis BNPB pada 29 September 2018 menyebutkan 384 jiwa meninggal dunia, 540 menderita luka 29 masih belum ditemukan dan sekitar 12. 763 mengungsi di 24 titik yang tersebar di Kota Palu.

Jumlah korban diperkirakak akan terus bertambah mengingat banyaknya tempat dan reruntuhan yang belum bisa di evakuasi.  Hingga kini tim masih terus berupaya melakukan koordinasi terkait penanganan gempa dan perkembangan jumlah korban serta kebutuhan di lapangan.

Setelah menempuh perjalanan Udara-darat, dari Jakarta-Makasar- Mamuju-Palu, Tim Rescue kloter pertama Sekolah Relawan akhirnya tiba di Palu. Setibanya di Palu tim akan langsung melakukan koordinasi dan sinergi aksi dalam upaya tanggap darurat bencana.

Sementara itu berbagai aduan masyarakat tentang kabar anggota keluarga dan kerabatnya yang masih putus kontak dan hilang terus diterima oleh Tim Sekolah Relawan. 

Tim relawan menerima banyak pesan yang cukup menyesakan dada, membaca langsung pesan dari seorang anak yang kedua orangtuanya diduga menjadi korban saat berada di Hotel Roa Ros menambah rasa duka. 

"Tolong caritahu siapa tau mama dan bapakku masih selamat...." Potongan pesan yang dikirim melalui WhatsApp

Ada juga seorang anak yang menyampaikan informasi mengenai ayahnya yang sedang bertugas seorang di pengadilan Kota Palu. Pasca gempa, ia kehilangan kontak, tak ada kabar.

Rasa cemas dan takut memang bukan milik masyarakat Sulawesi saja, diluar sana banyak kerabat,keluarga juga sahabat yang juga mencemaskan dan mempertanyakan keadaan keluarga mereka di lokasi terdampak bencana. 

Seluruh tim di lapangan akan terus mengupayakan ikhtiar terbaik untuk kebaikan bersama. Mohon doa dan dukungan dalam misi kemanusiaan di Palu, Donggala dan sekitarnya. 

Bagi kita yang sedang menyaksikan bencana dari layar kaca atau media sosial saja, mari bergerak dan ambil peran. Satu gerakan jempol untuk membagikan kabar   ajakan aksi kemanusiaan  akan menebarkan kebermanfaatan. 

Mari bangun sinergi aksi kemanusiaan, satukan kekuatan, kita kirimkan bala bantuan untuk mereka yang sedang ditempa ujian.


Baca juga, URGENT! Ribuan Penyintas Butuhkan Makanan, Tenda Dan Obat-Obatan


  • Bagikan Artikel